Kamis, 24 Februari 2011

Matematika dasar dan Psikologi

Matematika dasar dan Psikologi 




     Pada hari minggu kemarin putri dan teman - teman putri pergi jalan - jalan menuju puncak bogor. jarak dari puncak bogor ke bekasi kira- kira menempuh perjalan sekitar kira - kira 120 km. 
putri dan teman - teman putri kepuncak bogor dengan mengunakan sepeda motor dengan kecepatan 60 km /jam . saat itu saya berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 pagi . pada pukul berapakah putri akan sampai di puncak bogor dengan selamat .

     Jarak yang di tempuh adalah 120 km . Dengan kecepatan 60 km /jam putri berangkat pukul 07.00 pagi dengan mengunakan motor . waktu saya sampai adalah


 ket : j  : jarak 
         w : waktu 
         k : kecepatan 


jadi , jarak : waktu = kecepatan
         120    : waktu = 60 km / jam 
            waktu = 120 : 60 = 2 jam 

jadi , saya mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 60 km / jam . kami dapat menempuh dari bekasi sampai ke puncak bogor lama perjalanan selama 2 jam . sampai puncak bogor sampai pada pukul 09.00 

Sedangkan teman saya bernama dian berangkat dari Karawang pada pukul 07.00 pagi dengan kecepatan 80 km / jam . jarak yang di tempuh 160 km . jadi , waktu yang di perlukan 
jadi , waktu yang di perlukan adalah
                      jarak : kecepatan = waktu 

                     160     : 80              = 2 jam 
jadi , waktu yang di perlukan sampai pada puncak bogor adalah 2 jam dari karawang sampai pada puncak bogor dengan kecepatan 80 km/ jam . dian bisa sampai puncak bogor pukul 09.00 pagi 






Matematika dalam psikologi nya




Bisa di lihat dari kejadian yang terjadi di atas bahwa , meskipun jarak yang berbeda jarak antara Bekasi dan puncak Bogor , Karawang dan puncak Bogor . kejadian Putri dan Dian bisa tiba secara bersamaan di karenakan kejadian yang di alami Putri , dia mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 60 km / jam . dengan bisa mengontrol emosinya yang terjadi pada Putri dia merasa tidak ada beban pikiran yang dia rasakan . menurut karakter putri selain tempat tinggalnya yang hampir lumayan dekat dengan puncak bogor dia merasa santai dengan selama perjalanan nya . 

berbeda dengan hal yang terjadi pada Dian di karenakan dia ingin cepat sampai tempat tujuannya di puncak Bogor . selain rumah dian yang terlalu jauh antara Karawang dengan bogor , lumayan lah tepos dah tuh pantat
alhasil dian mengendarai sepeda motornya dengan melaju kecepatan 80 km / jam . Dengan pengontrolan emosi yang kurang baik di karenakan kecapean , masalah di rumah ato kepanasan secara naik motor gitu karawang ke bogor . ( w mah ogah deh )
Dian menginginkan tiba di puncak bersamaan dengan putri . maka dian mengendarai motor lebih cepat di banding kan putri yang berkarakter biasa dan santai .







Daftar Pusaka 






Minggu, 07 November 2010

manusia dan tanggung jawab

manusia dan tanggung jawab


Menurut kamus besar bahasa Indonesia Tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab merupakan berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya sebagai kesadaran dan kewajibannya.
Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik, atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian dan pengirbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan penyuluhan, keteladanan, dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tanggung jawab kepada Bangsa/Negeri
Bahwa setiap manusia adalah warga Negara suatu Negara dalam berpikir, berbuat, bertindak, ertingkah laku manusia terikat oleh norma norma atau ukuran ukuran yang dibuat oleh Negara. Manusia tidak dapat berbuat semuanya sendiri bila perbuatan manusia itu salah maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.

Tanggung jawab terhadap diri sendiri Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengambangkan kepribadian sebagai manusia prbadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan menganai dirinya sendiri menunrut sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral namun manusia juga seorang pribadi. Karena merupakan seorang pribadi manusisa mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri angan angan sendiri sebagai perwujudan dari pendapat perasaan dan angan angan masnusia berbuat dan bertindak.

manusia dan pandangan hidup

manusia dan pandangan hidup

Pandangan Hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Semua perbuatan, tingkah laku dan aturan serta undang-undang harus merupakan pancaran dari pandangan hidup yang telah dirumuskan.

Pandangan hidup sering disebut filsafat hidup. Filsafat berarti cinta akan kebenaran, sedangkan kebenaran dapat dicapai oleh siapa saja. Hal inilah yang mengakibatkan pandangan hidup itu perlu dimiliki oleh semua orang dan semua golongan.

Setiap orang, baik dari tingkatan yang paling rendah sampai dengan tingkatan yang paling tinggi, mempunyai cita-cita hidup. Hanya kadar cita-citanya sajalah yang berbeda. Bagi orang yang kurang kuat imannya ataupun kurang luas wawasannya, apabila gagal mencapai cita-cita, tindakannya biasanya mengarah pada hal-hal yang bersifat negative.

Ada tiga kategori keadaan hati seseorang yakni lunak, keras,dan lemah, seperti :

- Orang yang berhati keras, biasanya tak berhenti berusaha sebelum cita-citanya tercapai. Ia tidak menghiraukan rintangan, tantangan, dan segala esulitan yang dihadapinya. Orang yang berhati keras biasanya juga mencapai hasil yang gemilang dan sukses hidupnya.

- Orang berhati lunak biasanya dalam usaha mencapai cita-citanya menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi. Namun ia tetap berusaha mencapai cita-cita itu. Karena, biarpun lambat ia akan berhasil juga mencapai cita-citanya.

- Orang yang berhati lemah biasanya mudah terpengaruh oleh situasi dan kondisi. Bila menghadapi kesulitan cepat-cepat ia berganti haluan dan berganti keinginan.

 Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup itu disebut ideologi. Jika organisasi itu organisasi politik, ideologinya disebut ideologi politik. Jika organisasi itu negara, ideologinya disebut ideologi negara.
Pandangan hidup pada dasamya mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan. Cita - cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia malunur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan kepada Tuhan.


Perlu kita sadari bahwa baik Tuhan maupun agama bagi kita adalah suatu kebutuhan. Bukan kebutuhan sesaat seperti makan, minum, tidur, dan sebagainya. Melainkan kebutuhan yang terus menerus dan abadi. Sebab setiap saat kita memerlukan perlindungan Allah SWT dan petunjuk agama sampai diakhir nanti.

Firman Allah SWT :

Yang artinya :

“ Kamilah pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat ; didalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh pula apa yang kamu minta.” (QS.Fushilat : 31).

sumber: http://isdstai.blogspot.com/2009/03/manusia-dan-pandangan-hidup.html

manusia dan keadilan

Menurut Socrates :
Keadilan di proyeksi kan pada pemerintahan. Keadilan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. Mengapa di proyeksi kan pada pemerintah, karena pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dinamika masyarakat.

“keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia” menulis sebagai berikut “keadilan social adalah langkah yang menentukan untuk melaksanakan Indonesia yang adil dan makmur.” 

Mewujudkan keadilan sosial itu, diperinci perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk, yakni:
-> Sikap adil terhaclap sesama. rnenjaaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
-> Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahleraan bersama
-> sikap suka bekerja keras

Keadilan Distributif
Aristoles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are treated equally). Sebagai contoh, Doni bekerja 10 tahun dan ahmad bekerja 5 tahun. Pada waktu diberikan hadiah harus dibedakan antara doni dan ahmad. yaitu perbedaan sesuai dengan lamanya bekerja. Andaikata doni menerima Rp. 100.000.- maka ahmad harus menerima. Rp 50.000. Akan tetapi bila besar hadiah doni dan ahmad sama justru hal tersebut tidak adil.

Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya
apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan, yang berarti bahwa apa yang dikatakan haruis sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur berarti juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir malalui kata-kata atau perbuatan. 


Dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang menyatakan bahwa Tuhan mengadakan pembalasan. Bagi yang bertakwa kepada Tuhan diberikan pembalasan dan bagi yang mengingkari perintah Tuhanpun diberikan pembalasan dan pembalasan yang diberikanpun pembalasan yang seimbang. yaitu siksaan di neraka.

 

manusia dan penderitaan

Manusia adalah "manusia ialah mahluk yang hidupnya penuh perjuangan.

Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis , rohani dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (bahasa latin untuk manusia), sebuah spesies Primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otot berkemampuan tinggi.

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin.
Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat. Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak saudara.

Contoh lain ialah penderitaan yang menimpa pemimpin besar umat Islam, yang terjadi pada diri Nabi Muhammad. Ayahnya wafat sejak Muhammad dua bulan di dalam kandungan ibunya. Kemudian, pada usia 6 tahun, ibunya wafat. Dari peristiwa ini dapat dibayangkan penderitaan yang menimpa Muhammad, sekaligus menjadi saksi sejarah sebelum ia menjadi pemimpin yang paling berhasil memimpin umatnya (versi Michael Hart dalam Seratus Tokoh Besar Dunia).


Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan "risiko" hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadang bennakna agar manusia sadar untuk tidak memalingkan darinya.

Penafsiran hedonisme ada dua macam, yaitu:
1. Hedonisme psikologis yang berpandangan bahwa semua tindakan diarahkan untuk mencapai kenikmatan dan menghindari penderitaan.
2. Hedonisme etis yang berpandangan bahwa semua tindakan ‘harus’ ditujukan kepada kenikmatan dan menghindari penderitaan.

Rabu, 27 Oktober 2010

Ilmu budaya dasar ( IBD) dan kesastraan

Ilmu budaya dasar dan Kesastraan

Kesastraan
IBD berasal dari bahas inggris the humanities . berasal dari bahasa latin humanus , berarti manusiawi lebih berbudaya dan lebih halus.
Berkaitan dengan masalah nilai yaitu nilai sebagai Homo Humanus .

Bahasa mempunyai kemampuan semua pernyataan kegiatan manusia .
Untuk memahami dirinya sendiri yang kemudian melahirkan filsafat dan mempergunakan ke dalam bahasa . memahami alam semesta , melahirkan ilmu pengetahuan , mengatur hubungan dengan sesama manusia . Kenyataan mempermudah sastra untuk berkomunikasi .
Pendekatan Kesustraan
Sastra lebih mudah berkomunikasi karena pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi.
sifat abstrak menyebabkan filsafat kurang berkomunikasi .

Moral , karyasastra di bagi menjadi 2 :
1 . aspirasu
2. gejolak zaman

Ilmu budaya dasar di hubungkan dengan Puisi

Puisi termasuk seni sastra , yang kepuitisan .
Bahasa puisi penyair membangun puisinya dengan menggunakan yaitu :
a. figuran bahasa seperti penjelmaan, kiasan , bandingan dan alegori yang menjadikan puisi menarik
b. kata- kata berjiwa yaitu kata - kata pengalamannya dari jiwa penyair
c. kata -kata bermakna ambiquitas
d. kata yang bersifat konotatif


Manusia dan Kebudayaan

Manusia dan kebudayaan

Budaya atau Kebudayaan berasal dari bahasa Sangsekerta yaitu Buddhaya .merupakan bentuk jamak buddhi ( budi atau akal )di artikan sebagai kaitan dengan budi dan akal manusia

Kebudayaan dalam pandang sosiologi :
para sosiologi mendefinisikan kebudayaan sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari interaksi sosial dengan manusia dan masyarakat
pola-pola perilaku yang di hasilkan oleh interaksi sosial .
symbol bahasa dalam rangkaian yang di gunakan untuk mengalihkan keyakinan budaya di antara anggota masyarakat .Kebudayaan di temukan di media , pemerintah , insitusi agama , sistem pendidikan dll .

Kebudayaan merupakan jumlah dari seluruh sikap dan kepercayaan yang membedakan sekelompok orang lain dengan sekelompok . Kebudayaan melalui bahasa , objek material , ritual institusi misalnya sekolahan dari suatu generasi ke generasi berikutnya .

Manusia dan kebudayaan merupakan ikatan yang tak bisa di pisahkan dalam kehidupan .
Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan sendiri dan melestarikannya secara turun temurun dari generasi ke generasi berikutnya .
Budaya tercipta dari kegiatan sehari - hari manusia dan kejadian- kejadian yang di atur oleh yang maha kuasa

Unsur kebudayaan :

-> Sistem organisasi kemasyarakatan

kesadaran manusia meskipun di ciptakan namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing- masing antar individu berorganisasi

-> sistem Realigi

kepercayaan terhadap Tuhan yang maha pencipta muncul karena kesadaran ada zat lebih dari maha kuasa

-> Bahasa

Berawal dari sebuah kode , tulisan hingga lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama .ada bahasa yang di jadikan bahasa universal seperti bahasa inggris